Menata Keluarga, Menata Iman

PEMBEKALAN SEKSI KELUARGA LINGKUNGAN

Pada Sabtu, 2 Mei 2026, Seksi Keluarga Paroki St. Paulus Depok mengadakan pertemuan bersama yang berlangsung di Aula Geise Lt. 3 GYPII. Mengusung tema “Problematika Rumah Tangga dan Arah Pemecahannya”, kegiatan ini dihadiri oleh pengurus Seksi Keluarga, perwakilan lingkungan dan wilayah, serta narasumber yang memberikan pendalaman iman dan wawasan praktis seputar kehidupan keluarga.

Kegiatan dibuka dengan doa dan sambutan, lalu dilanjutkan dengan tiga sesi utama yang sangat relevan dengan kehidupan keluarga masa kini.

Keluarga sebagai Gereja Kecil

Dalam sesi pertama, Bapak Albertus Rianto mengajak peserta untuk kembali menyadari makna keluarga sebagai Gereja kecil (Ecclesia Domestica). Keluarga bukan hanya tempat tinggal bersama, tetapi tempat di mana kasih Allah dihadirkan dan dialami setiap hari.

“Keluarga yang berdoa bersama, akan bertahan bersama,” menjadi peneguhan penting dalam sesi ini. Setiap keluarga dipanggil untuk hidup dalam kasih, setia dalam kebersamaan, serta menjadi terang bagi lingkungan sekitarnya.

Meski tidak luput dari berbagai tantangan seperti masalah komunikasi dan ekonomi, keluarga diajak untuk tetap berakar pada kehidupan rohani: berdoa bersama, membaca Kitab Suci, mengikuti Ekaristi, dan saling mengampuni.

Menghadapi Berbagai Tantangan Keluarga

Sesi kedua membahas berbagai persoalan nyata yang sering dihadapi keluarga. Mulai dari hubungan suami-istri, relasi orang tua dan anak, hingga pengaruh teknologi, ekonomi, dan kehidupan sosial.

Disampaikan bahwa masalah dalam keluarga adalah hal yang wajar. Perbedaan, konflik, bahkan krisis bisa terjadi dalam perjalanan hidup bersama. Namun, kunci utamanya adalah komunikasi yang baik, saling pengertian, dan kembali mengingat janji perkawinan yang telah diikrarkan.

Keluarga juga diingatkan akan perannya sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak-anak, terutama dalam hal iman dan nilai moral. Dengan demikian, keluarga menjadi tempat bertumbuhnya generasi yang kuat, baik secara iman maupun karakter.

Peran Pastoral dalam Mendampingi Keluarga

Pada sesi ketiga, dibahas praktik pastoral keluarga di paroki. Seksi Keluarga tidak berjalan sendiri, tetapi berkolaborasi dengan berbagai bidang pelayanan untuk mendampingi umat. Seperti : Seksi Hukum, PSE, Seksi Kesehatan, OMK, Tribunal Keuskupan, ME & PCC.

Pendampingan keluarga dilakukan baik sebelum maupun sesudah perkawinan, termasuk bagi mereka yang sedang menghadapi masalah. Umat diajak untuk tidak ragu mencari bantuan, baik melalui pastor paroki, konselor, maupun pelayanan lain yang tersedia.

Selain itu, kegiatan sederhana di tingkat lingkungan dan wilayah juga terus didorong agar tercipta kebersamaan dan saling mendukung antar keluarga.

Keluarga: Tempat Kasih Bertumbuh

Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa keluarga tidak harus sempurna, tetapi dipanggil untuk setia dalam kasih setiap hari. Di dalam keluarga, Allah hadir, kasih bertumbuh, dan dari sanalah dunia mulai diubah.

Semoga melalui pertemuan ini, setiap keluarga semakin diteguhkan untuk hidup dalam kasih, menghadapi tantangan dengan iman, dan terus menjadi terang bagi sesama.
-Sisca-

Scroll to Top