Merayakan Kasih dan Kesetiaan: Refleksi Misa World Marriage Day


parokistpaulusdepok.org– Suasana khidmat menyelimuti Gereja St. Paulus, Depok Lama, pada perayaan Misa Minggu Biasa VI, 15 Februari 2026. Perayaan Ekaristi kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan World Marriage Day (Hari Perkawinan Sedunia). Misa dipimpin oleh Romo Daniel Yusuf Dedi Kurniadi, OFM, didampingi oleh Diakon Teofilus Armando Gadong, OFM.

Membangun Rumah Damai dalam Keluarga

Dalam pengantarnya, umat diajak untuk merenungkan kembali panggilan keluarga Katolik sebagai misi perdamaian. Keluarga dipanggil untuk menjadi “Rumah Damai” yang menghindari kekerasan, baik verbal maupun fisik, serta menjadi tempat di mana setiap anggotanya merasa dicintai, dihargai, dan diterima.

Romo Daniel menekankan bahwa keluarga adalah dasar dari seluruh kehidupan Gereja. Oleh karena itu, Gereja secara khusus memberikan ruang bagi para pasangan suami istri (Pasutri) untuk mensyukuri perjalanan hidup rumah tangga mereka.

Momen Pertobatan dan Pengampunan

Salah satu momen paling menyentuh dalam misa ini adalah ketika para pasutri diajak untuk saling berhadapan dan berpegangan tangan. Di tengah keheningan, Romo mengajak setiap pasangan untuk memeriksa batin dan memohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukan—mulai dari sikap kasar, ketidakjujuran, hingga kurangnya waktu bagi pasangan karena kesibukan karier.

“Saling memaafkan adalah kunci untuk membangun rumah tangga yang lebih baik lagi,” pesan Romo Daniel sebelum memimpin doa tobat bersama.

Pembaruan Janji Perkawinan

Sebagai puncak dari perayaan ini, para pasutri melaksanakan Pembaruan Janji Perkawinan. Di hadapan Tuhan dan umat, mereka kembali meneguhkan komitmen kasih dan kesetiaan yang pernah diucapkan saat sakramen pernikahan. Momen ini menjadi pengingat bahwa rahmat Allah senantiasa menyertai perjalanan hidup rumah tangga, baik dalam suka maupun duka.

Doa dan Harapan

Dalam doa umat, Gereja secara khusus memohon berkat bagi para pasutri agar senantiasa dilimpahi kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan dalam keluarga. Misa diakhiri dengan sesi foto bersama para pasutri di depan altar sebagai bentuk sukacita atas kesetiaan mereka.

Perayaan World Marriage Day ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga di Paroki St. Paulus Depok untuk terus bertumbuh dalam kasih Kristus dan menjadi saksi iman yang nyata di tengah masyarakat.

Scroll to Top