Page 7 - Warta Edisi Khusus Paskah THN XL 21 April 2019
P. 7
Renungan Pastor Paroki
sendiri. Dari pada kita mengeritik orang lain karena karena mental menjadi hamba itu. Kita mempunyai
menebang pohon, lebih baik kita belajar untuk tidak fasilitas yang baik tetapi kita hanya mau
membuang sampah sembarangan, tidak merokok menggunakan gratis tetapi tidak mau memberi
di sembarang tempat dan membuat puntung untuk pemeliharaannya. Kita mengangap gereja
rokok begitu saja; mengurangi penggunaan plastik sebagai tempat kita mendapatkan sesuatu, tempat
waktu belanja, mengumpulkan biji-bijian setelah kita mencari hidup. Bukan! Gereja adalah tempat
makan seperti mangga, nangka dan lain-lain dan kita memberi dalam bentuk apapun dan Tuhan
membuangnya di tempat atau tanah-tanah kosong akan membalasnya dengan cara-Nya sendiri.
yang kita lewati setiap kali kita bepergian.
Saudara dan saudari sekalian yang terkasih!
Kelima, Yesus sendiri mengatakan kepada Selamat Paskah, alleluia! Semoga kita terus
para murid-muridNya bahwa kamu bukanlah menerus membaharui hidup kita berkat rahmat
hamba melainkan sahabat. Artinya martabat kebangkitan Kristus untuk menapaki lagi dan lagi
kita diangkat menjadi pemilik Kerajaan Allah. Kita perjalanan hidup kita di dunia ini. Jalani hidup ini
perlu berbangga sebagai pemilik. Hamba atau sebagai bagian dari pertobatan untuk menciptakan
pekerja hanya melaksanakan tugasnya tetapi tidak dunia yang lebih baik mulai dari diri, keluarga,
merasa memilikinya, tidak berbangga. Hamba lingkungan, wilayah dan paroki kita.
mengharapkan mendapatkan upah saja. Sebagai
pemilik kita harus menjaganya, memeliharanya P. Alforinus Gregorius Pontus,OFM.
dan mempercantik bahkan dengan mengeluarkan
uang dan pengorbanan. Inilah yang masih kurang (Disari dari Renungan Romo A. Gianto SJ
disadari oleh sebagian umat kita. Kita mempunyai degan beberapa pesan tambahan)
fasilitas yang baik tetapi tidak merasa memilikinya
Warta Paroki St. Paulus - Depok | Edisi KHUSUS PASKAH | THN XL | 21 April 2019 7

