Page 6 - Warta Edisi Khusus Paskah THN XL 21 April 2019
P. 6
Renungan Pastor Paroki
yang dialami kedua murid yang menuju Emaus mengambil bagian di dalamnya sebagai keterlibatan
yang diceritakan di dalam Luk 24:13-35. Kedua dan tanggung jawab untuk membangun gereja
murid itu tidak segera menyadari bahwa orang local. Di tingkat paroki kita sudah melaksanakannya.
yang menyertai mereka dalam perjalanan ke Emaus Akan diadakan ditingkat dekenat dan keuskupan.
ialah Yesus yang telah bangkit. Bagi mereka, Yesus Lima prioritas keuskupan yang dituangkan dalam
yang kelihatan sebagai musafir itu menjelaskan Road Map Keuskupan Bogor kita bicarakan dan
kejadian-kejadian mengenai dirinya yang telah pertajam. Perjalanan ke Emaus dua murid Yesus
dikatakan dalam Kitab Suci. semoga mendorong kita untuk berani berbagi,
sharring dan saling meneguhkan iman kita.
Jadi, sepanjang perjalanan itu kedua murid
tadi “membaca kembali” warta Kitab Suci Kedua, PILPRES dan PILEG 17 April 2019
mengenai Yesus. Mereka tidak sadar bahwa Yesus diadakan pada minggu paskah. Mungkin saja
ada bersama mereka dan menolong mereka agar renungan paskah ini dibaca setelah pemilu. Satu
mengerti lebih dalam warta Kitab Suci. Mata hal yang mesti kita sadari adalah bahwa mengambil
mereka baru terbuka ketika Ia makan bersama bagian dalam PEMILU adalah hak dan kewajiban kita
mereka dan melakukan hal yang sama seperti yang untuk turut serta dalam membangun kehidupan
terjadi pada perjamuan terakhir. Akan tetapi, saat bersama, kehidupan berbangsa dan bernegara yang
itu juga Yesus lenyap. Yang tinggal ialah kesadaran lebil baik. Karena itu saya mengajak kita semua yang
bahwa ia kini hidup. Kesadaran inilah yang menurut aturan sudah bisa memilih untuk datang
membuat mereka bergegas mengabarkan kepada ke TPS dan menggunakan hak pilih kita dengan
kesebelas murid di Yerusalem dan orang-orang lain bertanggung jawab. Bertanggung jawab artinya
yang menyertai mereka. pilihlah partai yang menjamin kehidupan bersama
kita sebagai bangsa dan negara dan pilihlah orang-
Satu hal lagi. Kedua murid yang berjalan ke orang yang dapat memperjuangkan kesejahteraan
Emaus itu disertai oleh Dia yang telah bangkit bersama.
dalam ujud yang tidak segera mereka kenali.
Perjumpaan dengan orang yang tak dikenal, tapi Ketiga, Keuskupan Bogor juga akan merayakan
dalam suasana dialog tadi menjadi jalan yang 70 tahun kelahirannya sebagai keuskupan. Di waktu
setapak demi setapak membuat mereka siap yang hampir bersamaan OFM Indonesia juga akan
mengenali siapa dia itu sesungguhnya. Banyak merayakan 90 tahun kehadirannya di Indonesia.
perjumpaan yang memperkaya batin yang tak Sebagai paroki yang digembalai oleh para OFM
segera disadari. Biarkan dia sendiri yang ada dalam hendaknya warna Fransiskan tetap dipertahankan
pengalaman itu menunjukkan diri. Dan saat itu juga yaitu perhatian untuk orang miskin dan marginal,
mereka - kita juga - akan menyadari kenapa tadi dialog dengan agama dan budaya lain, dan
“hati kita berkobar-kobar…?!” perhatian kepada lingkungan. Berbagai program
kita lakukan baik yang berkaitan dengan lingkungan
Pengalaman berkobar-kobar inilah yang (penataan parkir, penanaman pohon, penggunaan
kita rayakan dalam perayaan Paskah. Kita tidak tambler, dll); gerakan Ayo Sekolah, Amal Kasih dan
pernah mengalami peristiwa kebangitan itu. Tapi tahun ini Roti Santo Antonius adalah bagian dari
merasakan aura kebangkitan itu dalam setiap gerakan bersama untuk sesuatu yang lebih baik.
pengalaman hidup kita. Dalam kesempatan ini saya
ingin menyampaikan beberapa hal semoga bisa Keempat, lebih dari semua itu adalah sebuah
direnungkan dan kita praktekan sebagai bagian pertobatan ekologis; artinya sebuah pertobatan
dari pengalaman paskah. sikap (hati yang positif) terhadap alam ciptaan,
terhadap sesama dan juga terhadap diri sendiri.
Pertama, keuskupan kita sedang mengadakan Lebih mudah kita mengeritik orang lain atau melihat
Sinode II. Kita semua diminta berpartisipasi untuk kesalahan orang lain dari pada memulai dari diri
6 Warta Paroki St. Paulus - Depok | Edisi KHUSUS PASKAH | THN XL | 21 April 2019

