Page 39 - WP-Edisi-Khusus-Natal-XXXVIII-25-Des-2017
P. 39

Serba - Serbi


       Pembaharuan  Karismatik  Katolik  ;  Rahmat  dan   adalah munculnya gerakan PKK.  Malahan secara
       Tantangan,  Penerbit  Kanisius,  2010).  PKK  adalah   internasional, PKK  secara resmi telah diakui
       anugerah Roh  Kudus  bagi aggiomamento dalam   oleh  Dewan  Kepausan  untuk  Awam  di  Vatican.
       Gereja Katolik,  suatu  gerakan  spiritualitas yang   Pengurusnya  disebut  sebagai  International
       ditandai oleh usaha pertobatan diri terus menerus   Carismatic  Catholic  Renewal  Services  (ICCRS).
       untuk mencapai kesempurnaan kristiani (mengikuti   Pengakuan ini dinyatakan dalam Dekrit Pontificium
       Yesus Kristus) dengan bimbingan Roh Kudus  dan   Pro Laicis  (Dewan Kepausan Untuk Kaum Awam)
       penggunaan aneka karunia Roh.  (Romo Subroto   No.  1563/AIC-73  tanggal  14  September  1993,
       Widjojo,  SJ,  Moderator  Pembaruan  Karismatik   berdasarkan bunyi Kanon No. 116, “ Badan Hukum
       Katolik  Perlu  Tahu,  BPKPKK  KAJ,  2010).  Dalam   Publik  yang  didirikan  oleh  Otoritas  Gerejawi
       Pedoman  Pastoral  Tahun  1983  disebutkan   yang berwenang, memberikan kepercayaan atas
       bahwa para Uskup dengan rasa tanggung-  nama Gereja,  kepada Lembaga Pembaharuan
       jawab  kegembalaannya,  telah  mengartikan  PKK   Karismatik  Katolik  dengan  personalitasnya,  ...”
       sebagai usaha umat Katolik untuk menyadari dan   Dan pada dasarnya, Alm. Sri Paus Yohanes Paulus
       meyakini  secara lebih  penuh  akan  kedewasaan   II menghimbau  agar  para Uskup  menjamin
       Kristianinya dalam terang Ilahi Roh Kudus. (www.  PKK  dikondisikan secara penggembalaan  dan
       karismatikkatolik.org).    Dari  ketiga  pengertian   pastoral dapat berkembang sesuai dengan model
       tersebut, jelaslah bahwa PKK adalah benar-benar   pertumbuhan  dan perkembangan pembaharuan
       Katolik, karena sesuai dengan ajaran Gereja Katolik   hidup Kristiani pada umumnya yang secara penuh
       (terutama pertobatan  dan  memperbaharui  diri   terbuka bagi kekayaan kasih  Allah  dalam  Gereja,
       terus menerus) yang bertujuan untuk membangun   dan dengan sendirinya keberadaan PKK secara sah
       dan membaharui iman umat dalam Gereja Katolik   hanya dapat dibubarkan oleh kuasa Paus sendiri.
       lewat karisma-karisma (karunia-karunia)  yang   (Kanonik  Pembaharuan  Karismatik  Katolik,  www.
       diberikan oleh Tuhan sendiri.        karismatikkatolik.org).
                                                Di  Indonesia,  PKK  ada  sejak  tahun  1976
           Sejarah Dan Kedudukan PKK Dalam Gereja   diprakarsai oleh Alm. Mgr. Leo Soekoto, SJ Uskup
       Katolik, Apakah Diakui Dan Sah?      Agung  Jakarta  waktu  itu.    Beliau  mengundang  2
           PKK lahir pada tahun 1967 (50 tahun silam)   orang  Imam  Jesuit  yaitu  Pastor  Paul  O’Brien,  SJ
       saat Gereja Katolik di Amerika Serikat menyaksikan   (tokoh PKK dari Amerika Serikat yang berdomisili
       kelahiran sebuah  gerakan Neo-Pentakostalisme   di  Bangkok)  dan  Pastor  Herber  Schneider,  SJ
       pada  dinamika iman  umat dalam  Gereja Katolik.     (tokoh  PKK  dari  Manila)  untuk memperkenalkan
       Selanjutnya,  Konsili  Vatican  II  menyatakan   PKK  kepada  para  Imam,  Biarawan  dan  Biarawati,
       dalam  dokumen  Konstitusi  Dogmatik  Gereja,   serta umat. Pada tingkat nasional, KWI mengakui
       Lumen  Gentium  :  “Tidak  melulu  hanya  melalui   dan meneguhkan PKK  di Indonesia  dengan
       sakramen dan  pelayanan  gereja saja Roh  Kudus   mengeluarkan Surat Gembala Dan Pedoman
       itu  menyucikan manusia,  memimpin  mereka dan   Pastoral  PKK  sejak  tahun  1983  sampai  sekarang.
       memperkaya mereka dengan  kebaikan-Nya.  Ia   Badan Pelayanan Nasional Pembaharuan Karismatik
       juga membagikan karunia  khusus  diantara kaum   Katolik  Indonesia  (BPNPKKI)  pun  terbentuk.  Saat
       beriman  dari  segala  tingkatan.  Dengan  karunia   ini, penasehat Episkopal BPNPKK Indonesia adalah
       ini,  Ia menguatkan  dan  mempersiapkan  mereka   Uskup  Malang   Mgr.  Prof.  DR.  Henricus  Pidyarto
       untuk menjalankan berbagai  tugas dan  tempat   Gunawan,  O.Carm.  Di  Keuskupan-Keuskupan
       untuk memperbaharui dan membangun Gereja.”   seluruh  Indonesia, termasuk  Keuskupan  kita
       Nah,  salah  satu  ‘buah’  Konsili  Vatican  II  tersebut   tercinta, Bogor, telah  dibentuk pula  Badan


                Warta Paroki St. Paulus - Depok | Edisi KHUSUS NATAL | THN XXXVIII | 25 Desember 2017  39
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44