Page 24 - Warta Edisi Khusus Paskah THN XL 21 April 2019
P. 24

Serba - Serbi


             BCD menambah kesempatan kepada para      sebagai saranauntuk saling  mengenal dan saling
         calon  nikah  untuk  mempersiapkan  perkawinan   menyatukan diri.  Komunikasi dengan berbagai
         mereka secara lebih leluasa dan lebih intens. BCD,   bentuk dan medianya diperkenalkan kepada
         yang diadakan sebelum KPP  (Kursus Persiapan   mereka agar  mereka bisa  melihat peluang  besar
         Perkawinan) membuka kemungkinan bagi mereka   bagi tumbuh-kembangnya komunikasi dan melihat
         untuk  semakin  memurnikan  cita-cita  dan  tujuan   hambatan-hambatannya agar bisa diatasi.
         perkawinan mereka.
                                                          Ketiga, apa arti cinta? Cinta model apa yang
             BCD dan KPP memiliki relasi dan sinergi yang   sekarang  mereka  rasakan  atau  hayati?  Menurut
         jelas  dari  sisi  isi,  substansi,  dan  pelaksanaan.   Masumi Toyotame, apakah cinta mereka mengacu
         Keduanya merupakan reksa pastoral  keluarga   pada tipe: if love ... (aku mencintaimu jika ...alias
         pranikah.  Pelaksanaannya  dilakukan  secara   cinta bersyarat), because love... (aku mencintaimu
         beruntun,  setelah  BCD  dilanjutkan  KPP.  Secara   karena ... harus ada kualitas tertentu untuk bisa
         material/isi,  BCD  dan  KPP  harus  memiliki  kaitan   mencintai), atau in spite of love ... (aku mencintaimu
         yang  jelas,  berkesinambungan,  memberi  bobot   walaupun ... atau cinta tanpa syarat/unconditional
         berbeda walaupun pokok bahasannya sama, dan   love)?
         semuanya bermuara pada pemeliharaan kesucian
         dan kesetiaan perkawinan.                        Tujuan  pendasaran materi  ini  adalah  agar
                                                      cinta mereka ditumbuhkan, dimurnikan dari aspek
             Jika  BCD  sungguh  dilaksanakan,  maka  bisa   eksploitasi  fisiologis  atau  biologis  semata,  dan
         terjadi kemungkinan di mana pelaksanaan KPP   disyukuri  sebagai  berkat Tuhan  bagi  pasangan
         semakin  efektif,  efisien,  dan  terasa  ringan.  KPP   sehingga mereka bisa menempatkan cinta mereka
         tidak  merasa  sebagai  pihak  pertama,  yang  baru   pada maksud Allah.
         mengawali persiapan perkawinan sekaligus pihak
         yang  paling  bertanggung  jawab  dalam  reksa   Keempat, martabat dan kesucian seksualitas.
         pastoral persiapan perkawinan.  BCD manjadi alat   Mereka mendapatkan pemahaman mengenai
         bantu  pasangan  untuk berkomunikasi  dan  saling   martabat,  kesucian,  dan  tujuan  seksualitas
         mengenal.                                    manusia.  Mereka  memahami  bahwa  seksualitas
                                                      itu  menyangkut  seluruh  kepribadian  seseorang,
             A. Materi atau Isi                       menyentuh  seluruh  aspek  kemanusiaan,  bersifat
                                                      unitif  dan  prokreatif.  Mereka  disadarkan  bahwa
             Materi  BCD  yang  ditanamkan:  pertama,  arti   pemberian diri yang utuh sebagai tindakan khusus
         penting  pengenalan  diri  dan  calon  pasangan.   dan  eksklusif  (hubungan  seksual)  hanya  menjadi
         Pasangan tunangan atau mereka yang sedang    milik pasangan suami-istri dan harus sesuai dengan
         berpacaran  dan  berniat  untuk  menikah  diajak   tuntutan-tuntutan  kesuburan  yang  bertanggung
         untuk  makin  mengenal  siapa  dirinya;  baik  dari   jawab.
         sisi  fisik,  psikis,  maupun  religius;  sisi  kebaikan
         dan   keburukan/kelemahannya.   Selanjutnya,     Kelima, harapan-harapan. Pasangan tunangan
         pengenalan  atas diri  pribadi  itu  dibuka atau   atau  mereka  yang  sedang  berpacaran  dibina
         diperkenalkan  kepada  calon  pasangannya  secara   agar  mampu  saling  mengungkapkan  harapan-
         jujur  dan  terbuka.  Dengan  demikian,  di  antara   harapan dan cita-cita mereka dalam konteks hidup
         mereka bisa  saling  mengenal  lebih  jelas  dan   perkawinan  dan  keluarga.  Harapan  itu  dikaitkan
         lengkap sehingga akhirnya, calon pasangan tidak   dengan kondisi  real  kekuatan atau kelemahan
         “membeli kucing dalam karung”.               untuk  mewujudkannya.  Pendek  kata,  mereka
                                                      dituntun untuk melakukandiscernment: memilah,
             Kedua,  mereka  dibekali  dengan  segala   memilih, dan menyelaraskan harapan-harapan dan
         sesuatu  yang  terkait  dengan  komunikasi   cita-cita hidup Perkawinan dan keluarga mereka.
         24   Warta Paroki St. Paulus - Depok | Edisi KHUSUS PASKAH | THN XL | 21 April 2019
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29