Page 2 - Warta Edisi 407 THN XL 10 MAR 2019
P. 2
Renungan Minggu
Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat- firman: Jangan engkau mencobai Tuhan,
Nya untuk melindungi Engkau, Allahmu!”
dan mereka akan menatang Engkau Sesudah Iblis mengakhiri semua
di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya
terantuk kepada batu.” dan menunggu waktu yang baik.
Yesus menjawabnya, kata-Nya: “Ada
Teguhkan Iman untuk Melawan Godaan
Saudara…, situasi hari-hari ini cara yang sangat diplomatis seakan
penuh dengan percobaan yang sangat menjaga ‘perasaan setan’untuk tidak
menggugat nalar logis kita, bahkan membuatnya tersinggung. Karena Yesus
menggoda dan menggoyahkan kegigihan tau hati manusia, apalagi setan yang
iman dan keyakinan kita akan suatu mudah tersinggung.
kebenaran hakiki yang telah mendarah Andaikan semua tawaran iblis
daging sekalipun. yang menyenangkan itu menghampiri
Info miring, berita bohong sampai saya dan anda di saat kita lagi sangat
pada tingkatan fitnah yang dibalut membutuhkan, apa yang akan terjadi?
tawaran harta, posisi dan jabatan Setan yang kala itu menggoda Yesus,
menggiurkan pun terus berseliweran lalu kini tengah mengintai anda dan saya dan
lintas depan mata, telinga dan kalbu kita. terus membaca peluang untuk masuk
Ternyata kondisi demikian sudah dan merayu dengan tawaran kemewahan
dialami Yesus sendiri sejak ribuan tahun yang sangat mungkin meluluh-lantahkan
silam sebagaimana dikisahkan bacaan kekuatan iman kita.
Injil hari ini.Selama 40 hari berpuasa, Sadarkah kita akan situasi ini?
hari-harinya Yesus dipepeti berbagai Jika tidak sadar, bacaan Injil hari ini
bujuk rayu setan yang tahu persis situasi tentu membangunkan kesadaran kita.
keseharian Yesus yang seakan lagi Jika kurang sadar, Firman Tuhan dalam
‘butuh’akan apa yang ditawarkan.Setan Injil hari ini melengkapi kesadaran dan
tau Yesus sedang lapar, tentu butuh makan meneguhkan hati kita. Dan jika sadar
dan ia menawarkan roti, Iblis tau bahwa sepenuhnya maka mantapkan hati
Yesus adalah raja yang memiliki kerajaan dan kuatkan iman bermodalkan sikap
tidak sekedar duniawi tapi bahkan penolakan Yesus untuk lawan dan usirlah
surgawi, ditawarkannya kerajaan yang setan itu agar tidak lagi menggerogoti,
seolah lebih luas dan megah, setanpun menghalangi dan menghambat lajuhnya
tau bahwa Yesus adalah Putera Allah perjalanan kita menuju kebaikan
maka ditantang untuk memperlihatkan tertinggi, kebahagiaan.
kuasa Allah yang dimiliki-Nya itu. Semua Apakah kita cukup kuat dan berani
tawaran menggiurkan dan rayuan maut mengatakan: “Enyalah hai kau iblis!?”Atau
setan ini ditolak mentah-mentah dengan malah luluh mengikuti kemauan setan
02 Warta Paroki St. Paulus - Depok | Edisi 407 | THN XL | 10 MARET 2019

