Yesus Selalu Menyertai

MELALUI injil Yohanes, Yesus memberikan janji kepada para murid yang akan ditinggalkan-Nya. Yesus berjanji akan mengutus Roh Kudus. Sebab, Roh Kuduslah yang akan membuka mata, hati, dan pikiran para murid. Janji yang Yesus berikan menjadi harapan para murid untuk tetap teguh dan kuat dalam iman.

Menjadi jelas, bahwa Yesus tidak akan pernah meninggalkan orang yang percaya kepada-Nya menjadi yatim piatu. Yesus akan selalu hadir kapanpun dan di manapun, baik pada saat suka maupun duka. Roh Kudus akan benar-benar bekerja jikalau setiap orang yang percaya pada Yesus mampu menyadari kehadiran Roh Kudus.

Jika kita mampu membiarkan Roh Kudus bekerja dalam diri kita, niscaya tingkah laku kita akan diubah oleh-Nya. Kekuatan Roh Kudus akan menjadi kekuatan kita pada saat menghadapi godaan dosa. Roh Kudus akan memberi kita semangat dan kekuatan dalam menghayati hidup sebagai pengikut Yesus.

Maka, amat penting untuk serius dan setia melaksanakan kehendak Tuhan, dengan terus mengandalkan Roh Kudus. Menaruh cinta kasih dalam mengikuti tuntunan Roh Kudus perlu ditingkatkan.

            Namun, tidak dapat disangkal bahwa kita seringkali belum mampu menangkap dan mendengarkan tuntunan dan nasihat Roh Kudus. Hati kita yang menjadi tempat kediaman Roh Kudus seringkali dicemari oleh sikap iri hati, dendam, dan dengki terhadap sesama.

Kita juga lebih senang untuk mementingkan ego dan nafsu diri kita sendiri. Roh Kudus kita lupakan dan abaikan saat berbahagia di dalam dosa. Dan pada saat dosa menuntun kita kepada kebinasaan, kita malah bertanya “Tuhan Engkau dimana?”. Kita tidak mengindahkan kehadiran Roh Kudus yang menuntun kita ke arah hidup yang lebih baik, dan penuh dengan damai.

            Oleh karena itu, kita perlu terus berjuang untuk menyadari kehadiran Roh Kudus, baik lewat sesama maupun melalui hal-hal kecil yang terjadi dalam hidup sehari-hari. Pada saat kita mampu mengindahkan suara Roh Kudus sebenarnya kita telah serius mengasihi Tuhan. Mari bersama dengan St. Agustinus kita menyerukan doa penyerahan kepada Roh Kudus.

Berhembuslah dalam diriku, ya Roh Kudus, agar segala pikiranku kudus. Bertindaklah dalam diriku, ya Roh Kudus agar karyaku juga kudus. Tariklah hatiku, ya Roh Kudus, agar aku mencintai hanya yang kudus. Teguhkan aku, ya Roh Kudus, agar aku memperjuangkan segala yang kudus. Peliharalah aku, ya Roh Kudus, agar aku senantiasa kudus”. Amin. Tuhan memberkati. Roberto Frederik Apriliano Habur OFM

Berita dan Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 3 =