Semangat Kartini dalam Pelayanan Gereja

WANITA Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang St Paulus Depok menggelar lomba penyajian makanan dan busana, Sabtu, (23/4/2020) di Gedung Yohanes Paulus II Depok.

Lomba digelar dalam rangka  memeringati Hari Kartini tahun 2022 dan diikuti oleh 12 ranting WKRI St Paulus.

Romo Paroki Agustinus Anton Widarto OFM mengaku gembira dan antusias melihat kegiatan yang diselenggarakan oleh WKRI Cabang Paulus.

Romo Anton berharap WKRI bisa mewarisi semangat perjuangan RA Kartini. Setelah pandemi Covid-19 berangsur pulih Romo Anton mengajak WKRI kembali aktif dalam pelayanan kepada gereja dan masyarakat.

“Raden Ajeng Kartini mengajarkan semangat emansipasi. Saya berharap WKRI mewarisi semangat emansipasi tersebut sehingga bisa sejajar dengan pria, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat dan ikut berperan aktif di lingkungan gereja. Namun jangan lupakan keluarga,” kata Romo Anton.

 Romo Anton beserta Kartini St Paulus (dok.WKRI St Paulus)

Ketua WKRI Cabang St Paulus Lusi Mugiyati juga mengaku senang. Pasalnya dalam dua tahun terakhir praktis tidak ada kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Lusi menjelaskan, peringatan Hari Kartini 2022 mengambil tema “Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Peran Wanita dalam Keluarga, Gereja, dan Sesama.”

“Kami menggelar lomba membuat makanan berbahan dasar non-beras dan cara penyajiannya. Jadi harus menggunakan singkong dan umbi-umbian. Budjet maksimal Rp 50.000.

Selain itu juga ada lomba busana nasional. Saya tidak menyangka ternyata antusias dari ranting WKRI sangat besar. Puji Tuhan,” kata Lusi.

 

 

Pemenang Lomba Busana   dok.WKRI St Paulus

Salah satu juri lomba Suster Irene Bano Nahak MSC menjelaskan, ada beberapa kriteria untuk lomba makanan. Selain kriteria bahan dasar non-beras, penilaian juga didasarkan pada kreatifitas penampilan, rasa, penyajian dan kebersihan.

“Peserta juga harus menjelaskan bahan yang digunakan, proses pembuatan dan biaya yang dikeluarkan. Ini adalah salah satu cara untuk menumbuhkan kreatifitas ibu-ibu, terutama dalam menggunakan bahan non-beras yang melimpah di sekitar kita,” kata Suster Irene.

Untuk lomba busana, tim juri berkeliling di antara peserta dan menilai busana yang dipakai setiap peserta. Juri menetapkan pemenang untuk kriteria  Busana Terbaik, Busana Favorit dan Busana Etnik.  (Santi Darmono)

 

 Dok.WKRI St Paulus

Pemenang Lomba Hari Kartini 2022
LOMBA PENYAJIAN MAKANAN
1.Juara 1 : Ranting St Brigita
2.Juara 2 : Ranting St Elisabeth
3.Juara 3 : Ranting St Margaretha
4.Juara Harapan 1 : Ranting St Regina
5.Juara Harapan 2 : Ranting St Clara

LOMBA BUSANA NASIONAL
1.Busana Terbaik, pemenang Ibu Desak Ayu dari ranting St Agatha
2.Busana Favorit, pemenang Ibu Salingga Purba dari ranting St Margaretha
3.Busana Etnik, pemenang Ibu Fransina Futwembun dari ranting St. Laurensia

Dewan Juri
1.Ibu Lusia Sudarmi (WKRI St. MARKUS)
2.Ibu MM Pudjiastuti (WKRI St. HERKULANUS)
3.Sr. Irene Bano Nahak, MSC

Berita dan Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 5 =