Misa Perdana Romo Haward di Paroki St Paulus

ADA  yang berbeda dalam perayaan Ekaristi, Minggu (22/5/2022), di Paroki St Paulus Depok. Misa tersebut menjadi misa perdana bagi Romo Ambrosius Setiadvento Haward OFM atau yang dikenal sebagai Romo Haward dan Romo Yohanes Baptista Pendamai Marut OFM yang biasa disapa sebagai Romo Effendy.

Dalam homilinya Romo Howard mengingatkan agar kita menaati firman tuhan. Hal itu hanya bisa dilakukan jika kita mencintai Tuhan sepenuh hati.

“Menjadi Katolik tidak hanya berhenti pada dokumen-dokumen, perayaan-perayaan simbolis atau kegiatan lahiriah di gereja atau lingkungan. Itu semua memang penting. Tapi ada yang lebih penting, yaitu menaati firman Tuhan.

Itu yang membuat kehidupan kita sebagai orang katolik lebih bernyawa. Menaati firman Tuhan bukan karena takut, tapi karena mencintaiNya,” kata Romo Haward.

“Ini tidak mudah, bahkan berat. Tapi jangan takut karena Tuhan Yesus telah menjanjikan Roh Kudus untuk menemani kita, asal kita mau terbuka terhadap karya Roh Kudus,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu Romo Howard meminta dukungan doa atas jalan imamat yang dipilihnya. Pasalnya dia baru saja ditahbiskan menjadi imam pada Jumat (20/5/2022).

“Usia imamat kami baru dua hari, masih harus banyak belajar dalam menapaki jalan panggilan sebagai Saudara Dina. Tahbisan adalah awal dalam proses panggilan. Mohon dukungan agar kami tetap setia. Ini misa pertama bagi saya dan sudah pasti tidak akan terlupakan,” tutur Romo Haward.

 

Sebagian umat Paroki St Paulus berpose bersama Romo Haward dan Romo Effendy

Sementara itu Romo Paroki Agustinus Anton Widarto OFM menjelaskan, sebelum ditahbiskan Romo Haward menjalani masa diakonat selama empat bulan di Novisiat Transitus. Dalam masa itu, di akhir pekan Romo Haward melayani di Paroki St Paulus.

Namun karena kebutuhan tarekat, Romo Howard tidak kembali Paroki Paulus tapi ditugaskan menjadi Magister di Postulan St Bonaventura Yogyakarta.

“Untuk Romo Efendy akan kembali melayani di seminari menengah Stella Maris Parung,” kara Romo Anton.

Romo Haward bersama kru Control Room GYP II

Pada Jumat (20/5/2022), bertempat di Gereja Hati Kudus Kramat, Jakarta dilakukan pentahbisan tiga imam. Mereka adalah Sdr Ambrosius Setiadvento Haward OFM (Haward), Sdr Yohanes Baptista Pendamai Marut OFM (Effendy) dan Sdr Maximilyanus Jemadiarto Edison OFM (Rio).

Pada saat bersamaan juga dilakukan tahbisan kepada dua Diakon yaitu Sdr Santono Situmorang dan Sdr Mikael Gabra Santrio OFM. 

Tahbisan imamat dan diakonat diterimakan dari tangan Mgr Aloysius Murwito OFM. Sementara perayaan Ekaristi dipimpin oleh Bapa Uskup dan dihadiri oleh Saudara Dina dan para undangan.

Seperti dilansir laman resmi OFM-Indonesia.Org, dalam homilinya Mgr Aloysius berpesan agar lima Saudara Dina yang baru ditahbiskan tersebut melanjutkan dan menyempurnakan relasi pribadi mereka dengan Yesus Kristus. erjebe

Berita dan Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen + sixteen =