Misa New Normal Siap Dilaksanakan, Umat Harap Hadir 1 Jam Sebelum Jadwal

GEREJA Katolik Santo Paulus Depok siap menjalankan misa di masa New Normal sejak Sabtu (11/07/2020) pekan ini.

Umat yang hadir dalam misa tersebut diharapkan sudah datang 1 jam sebelum jadwal misa untuk melaksanakan protokol Covid-19.

Persiapan dan sosialisasi dalam rangka misa New Normal sudah dilakukan sebulan sebelumnya agar umat yang hadir dalam misa tersebut mematuhi protokol Covid-19 sebagaimana yang ditetapkan pemerintah sesuai standar WHO.

Jumlah umat yang akan hadir sekitar 180 orang per misa atau 780 umat per minggu sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah setempat dari total sekitar 3.500 umat paroki ini.

Penerapan protokol Covid-19 antara lain, pengukuran suhu dengan batas maksimal 37,5 derajat celcius, kewajiban memakai masker selama misa, dan penerapan PHBS, seperti cuci tangan sebelum memasuki gedung gereja.

Kehadiran umat juga dibatasi dengan memberlakukan pembatasan usia, dari usia 12 – 60 tahun yang boleh menghadiri misa.

Di samping itu, umat yang hadir harus menunjukkan Kartu Pas sebagai pengenal identitas dan nomor bangku untuk memastikan jarak antara tempat duduk umat sekitar 1,5 meter dari samping, depan, dan belakang.

Pastor Paroki Gereja Katolik Santo Paulus Depok Pater Agustinus Anton Widarto, OFM menegaskan, misa New Normal di paroki ini dilakukan empat kali, pada Sabtu Sore Pukul 17.00 WIB, Minggu Pagi Pukul 07.00 WIB, Minggu Siang Pukul 10.00 WIB, dan Minggu Sore Pukul 17.00 WIB.

Wakil DPP I Georgius Sony Hernantyo memberi pengarahan kepada kawil

Umat yang belum dapat hadir dalam misa New Normal diharapkan dapat mengikuti live streaming misa pada pukul 10.00 WIB.

“Hanya umat yang benar-benar sehat dan memenuhi semua ketentuan yang dapat mengikuti misa New Normal. Karena itu, kami berharap umat bisa maklum dengan keadaan ini dan jujur dengan kondisi kesehatan diri agar misa New Normal ini bisa berjalan dengan tertib, aman, dan lancar seperti yang dikehendaki bersama,” ujar Pater Anton.

Wakil DPP I Georgius Sony Hernantyo mengatakan, ketentuan protokol Covid-19 yang diterapkan di paroki ini tidak bermaksud mempersulit atau menghambat umat untuk hadir dalam misa New Normal.

Ketentuan ini semata-mata untuk mencegah agar paroki ini tidak terpapar Covid-19 dan misa New Normal dapat berlangsung seterusnya.

“Kami berharap umat bisa berdisiplin diri untuk hadir 1 jam sebelum perayaan ekaristi dimulai sehingga dapat melakukan berbagai persyaratan kesehatan sesuai protokol Covid-19 yang ditetapkan,” kata dia.

Sebelumnya, pada Sabtu (04/07/2020) dilakukan sosialisasi petugas tata tertib gereja dari perwakilan setiap Wilayah di paroki ini dalam rangka memastikan ketentuan yang disyaratkan dalam pelaksanaan misa New Normal sesuai protokol Covid-19 dilaksanakan pada pekan ini.

Umat yang ingin mengikuti misa New Normal seyogyanya dapat menyaksikan video Panduan Umat mengikuti misa New Normal melalui link:  https://www.youtube.com/watch?v=25oqFfZh25o agar dapat memahami tata laksana perayaan ekaristi di masa New Nomal ini.(AY)

Berita dan Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − 11 =