Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya

“Anda diutus seperti domba di tengah serigala. Maka Yesus meminta kita cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Tuhan juga berpesan kita harus waspada. Artinya Diakon harus hidup dengan bijak selaras dengan tradisi sehat gereja dan tarekat OFM. Jangan pernah khawatir pada karya roh kudus.”

Demikian pesan yang disampaikan Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM dalam Misa Tahbisan Diakon Ordo Fratrum Minorum (OFM) di Novisiat Transitus, Depok Jumat (10/7/2020). Misa tahbisan dipimpin oleh Mgr Paskalis didampingi  Rm Hieronimus (Magister Saudara Muda untuk Frater-frater) dan Rm Mikhael Peruhe (Minister Provinsi). Tahbisan diakon adalah satu tahapan dalam hirarki Gereja Katolik sebelum menerima tahbisan imamat

Lebih jauh Mgr Paskalis mengatakan tahbisan kali terasa sangat istimewa karena dilakukan di Novisiat Transitus Depok, tempat pembinaan awal para Diakon yang saat ini ditahbiskan. Menurut Mgr Paskalis, dalam tradisi tarekat, status atau posisi Diakon memang diterima, namun status atau posisi itu bukan dilihat sebagai sebuah jabatan hierarki gereja.

Status atau posisi itu adalah kesamaan martabat sebagai orang yang dipanggil oleh Tuhan dan menjadi anggota persaudaraan. Itulah sebabnya sebutan “saudara” identik dengan tarekat Fransiskan ini. Soal posisi atau jabatan memang diakui tapi itu harus tetap diberi semangat roh persaudaraan. Setelah ditahbiskan sebagai Diakon, mereka masuk dalam hirarki gereja dengan tugas istimewa dan memberikan hidupnya untuk melayani Tuhan.

Yang menarik, lanjut Mgr Paskalis, dalam ritus tahbisan Diakon selalu mendapat hadiah berupa kitab suci. Artinya Diakon harus mengabarkan firman Tuhan kepada banyak orang. Ini tidak selalu mudah. Diakon harus membaca dan mempercayai isi Alkitab. Setelah itu ajarkan kepada banyak orang dan melakukanlah ajaran itu.

“Kontemplasikan firman Tuhan sampai Anda meyakini dan mempercayainya, bukan hanya iman secara pribadi tapi juga secara iman gereja dan iman para rasul. Setelah itu ajarkanlah. Kita juga harus mengimani Roh Tuhan yang ada dalam injil dengan semangat kedinaan dan kerendahan hati yang merupakan karisma tarekat. Dengan demikian semakin banyak orang yang percaya dan mengikuti Yesus,” kata Mgr Paskalis.

Mgr Paskalis juga berpesan agar para Diakon membawa semangat persaudaran yang sejak awal dikobarkan oleh Fransiskus dan tidak lekang ditelan zaman sampai saat ini.  Dunia butuh orang yang bisa menciptakan persaudaraan, bukan hanya persaudaran antar-manusia tapi juga dengan alam semesta.

Sementara itu, mewakili para Diakon yang baru saja ditahbiskan, Marciano Almeida Soares OFM mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. Marciano juga mohon dukungan doa agar para Diakon tetap setiap dengan panggilannya.

“Sebenarnya bukan kami yang setia, tapi Dia yang selalu setia kepada kami, Dia yang selalu mendampingi kami. Bantu kami agar selalu terbuka dengan karya Allah, kepada umat, dan semua orang. Doakan kami agar tetap setiap dalam menjalani tugas sebagai diakon,” kata Marciano.

Keempat Diakon yang ditahbiskan adalah

  1. Diakon Yanuarius Kanmese OFM
  2. Diakon Marciano Almeida Soares OFM
  3. Diakon Fransiskus Sulaiman Ottor OFM
  4. Diakon Eduard Da Silva Salvatore OFM

 

Tim Komsos Paroki St Paulus Depok mengucapkan selamat kepada para Diakon yang baru saja ditahbiskan oleh Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM.

“Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya”…Amin. (erjebe)

Berita dan Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 5 =