Hidup dalam Allah Tritunggal yang Mahakudus

Peayaan Hari Raya Pentakosta (hari Minggu yang lalu), mengakhiri Masa Paskah dan liturgi kita kembali ke Masa Biasa. Liturgi Masa Biasa ditandai dengan tema perkembangan kehidupan Kristiani. Karena itu warna liturgi pun menjadi hijau yang menggambarkan kehidupan dan pertumbuhan, sebagaimana kita alami dalam alam ciptaan.

Hari Raya Pentakosta

Bersama dengan Gereja sejagat pada hari ini kita merayakan hari raya Roh Kudus. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa perayaan ini dirayakan oleh Gereja 50 hari sesudah Yesus bangkit dari antara orang mati. Inti perayaannya adalah peristiwa turun-Nya Roh Kudus kepada para Murid di Yerusalem.

Cinta Kasih Adalah Pemberian Diri

Amanat perpisahan Tuhan Yesus yang disampaikan-Nya kepada kita pada hari Minggu ini ditutup dengan kalimat: ” Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain” (Yoh 15: 17).

Kalimat yang pendek itu  menyiratkan dan menunjukkan bahwa cinta kasih secara hakiki merupakan pemberian diri. Baiklah hal itu direnungkan sedikit lebih lanjut.

Setiap Ranting yang Kering dan Tidak Berbuah Harus Dipotong dan Dibuang

Dalam Perayaan Ekaristi minggu panggilan yang lalu kita membaca Injil Yohanes 10:11-18, tentang gembala yang baik. Yesus bersabda, “Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; Sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu, lalu lari.”

Page 3 of 1112345...10...Last »