Begini Tahapan Kaderisasi OMK Paulus di Tengah Pandemi

ORANG Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Paulus Depok baru saja menyelesaikan kegiatan kaderisasi Ketua dan Wakil Ketua OMK pada Minggu (27/12). Pasangan calon satu yaitu Arista dan Pavita terpilih sebagai ketua dan wakil ketua OMK Santo Paulus Depok periode 2021-2023.

Sebelum Arista dan Pavita terpilih, bersama pasangan calon lain, keduanya menjalani sejumlah tahapan. Simak tahapan kaderisasi OMK St Paulus di bawah ini:

Proses kaderisasi diawali dengan penjaringan nama calon dari 18 wilayah yang ada di Paroki. Para Ketua Wilayah mengirimkan 2 nama calon dari Wilayah. Total ada 23 nama calon dari 14 Wilayah dan 1 nama usulan.

Para kandidat selanjutnya mengisi form tes psikologi. Tujuannya untuk mengetahui lebih dalam mengenai sikap dan kepribadian para kandidat. Dari total 23 peserta, ada 19 nama yang mengisi form tersebut. Analisis psikologis tersebut meliputi nilai self esteem, motivasi relawan, dan sikap altruisme.

Para peserta yang mengikuti tes psikologi secara online tersebut menempuh tahapan lanjutan, yakni wawancara. Tahapan ini dilakukan dengan dua cara, yaitu online dan offline. Para peserta diwawancarai oleh Tim Penilai yang terdiri dari Panitia Kaderisasi, perwakilan DPP, dan Pengurus Seksi Kepemudaan Paroki (SKP).

Dari wawancara tersebut, 16 nama terjaring sebagai kandidat yang wajib menjalani tahapan berikutnya, yaitu Forum Group Discussion (FGD). Para peserta dibagi dalam beberapa kelompok dan diminta untuk menyelesaikan beberapa kasus yang biasa terjadi dalam kepengurusan OMK.

Hasil penilaian mulai dari kegiatan tes psikologi online hingga tahapan FGD mengerucut pada enam nama, yang dibagi menjadi tiga pasangan calon. Tiga pasangan calon tersebut adalah Arista – Pavita, Seline – Vanya, dan Della – Vio. Ketiga paslon ini memaparkan visi, misi, dan program kerja yang diselenggarakan secara live streaming di kanal Youtube OMK Santo Paulus Depok pada Minggu (20/12) lalu.

Tahapan terakhir, yaitu voting online pada Minggu (27/12) melalui Google Form. Voting dibuka sejak pukul 07.00 dan ditutup pukul 23.59. Dari total 287 suara yang valid, pasangan calon Arista – Pavita keluar sebagai pemenang dengan perolehan 116 suara yang terdiri dari 84 suara OMK dan 32 suara perangkat gereja yaitu DPP, DKP, kelompok kategorial, ketua wilayah dan ketua lingkungan.

Proses kaderisasi ini adalah proses kaderisasi pertama yang tidak menggunakan kertas dikarenakan pandemi global virus corona. Para pastor dan DPP memberikan apresiasi kepada panitia kaderisasi dan juga mengucapkan selamat kepada pemenang.

“Kalo dari saya satu saja, yang penting melakukannya dengan happy. Karena kalau sudah happy pasti bisa melakukan semuanya dengan baik,” ujar Indra Kariadi, selaku Wakil II DPP Paroki Santo Paulus Depok dalam pertemuan bersama panitia kaderisasi dan para pasangan calon yang diadakan via Google Meet Senin (28/12) kemarin. (Patrick)

Berita dan Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 5 =